
Tanggal 1 Agustus lalu, Metro TV nayangin August Rush di World Cinema. Gue sempet mikir, kl Metro TV nayangin film ini gara-gara judulnya "August". Hehe. Yaa, lagian ditayangin pas awal bulan Agustus. Tapi ternyata pas gue tonton, keren juga filmnya menurut gue. Masa pas gue tanya sama temen-temen gue soal film ini, mereka kira itu film perang atau kejar-kejaran mafia. Wew, jauh amat. Haha. Padahal ini film musik.
August Rush (2007) disutradarai oleh Kristen Sheridan, diproduseri oleh Richard Barton Lewis dan ditulis oleh Paul Castro, Nick Castle sama James V. Hart. Film ini dipersembahkan oleh Warner Bros. Katanya sih film ini pembuatan ulang cerita Oliver Twist karya Charles Dickens. Tapi gue juga gag tau Oliver Twist itu ceritanya gimana. Hehe.
Film ini dibintangi oleh salah satu aktor muda Freddie Highmore. He's one of the reasons why I wanna watch this film. Freddie imut banget sih.... hehe. FYI nih yaa, Freedie itu juga pernah ngebintangin film Charlie and the Chocolate Factory, Finding Neverland, The Golden Compass, The Spiderwick Chronicles dan lain-lain. Kalo di film ini, dia jadi pemeran utamanya, Evan Taylor atau August Rush, seorang genius musik yang kepisah dari orang tuanya dan harus hidup di jalan.
Selain Freddie, August Rush juga dibintangi oleh:
- Keri Russell - Lyla Novacek (Ibu Evan Taylor, celloist)
- Jonathan Rhys Meyers - Louis Connelly (Ayah Evan Taylor, singer)
- Robin Williams - Wizard (yang memberi nama August Rush kepada Evan Taylor)
- Terrence Howard - Richard Jeffries (Pekerja sosial)
- William Sadler - Thomas Novacek (kakek Evan Taylor)
- Leon Thomas III (teman Evan Taylor, pemusik jalanan)
- Jamia Simone Nash (teman Evan Taylor)
- dll.
Kaya yang udah gue bilang diawal, ini film musik. Karena gue agak-agak telat nontonnya, gue jadi agak gag ngerti cerita awalnya gimana. Yaa, intinya sih si Evan jadi anak jalanan. Tapi dia percaya kalo orang tuanya masih hidup dan dia bisa nemuin mereka lewat musik mereka. Jadi, dia nolak buat diadopsi dan terus ngikutin kata hatinya. Lyla, ibu Evan, gag tau kalo Evan masih hidup. Setelah 12 tahun, ayahnya baru ngasih tau kalo anaknya masih hidup entah dimana. Sejak detik itu, Lyla nyari Evan. Berkat bantuan Terrence Howard, dia tau kalo Evan itu anaknya. Tapi sayangnya, Evan gag tau kemana. Yaa, pokoknya happy ending lah.
Gue sih lebih tertarik ke musik yang ada di film ini.
Gue sih lebih tertarik ke musik yang ada di film ini.
- Main Title"
By Mark Mancina - "Bach Break"
Written by Steve Erdody, Performed by Jonathan Rhys Meyers - "Moondance"
Written by Van Morrison, Performed by Jonathan Rhys Meyers - "This Time"
Written by Chris Trapper, Performed by Jonathan Rhys Meyers - "Bari Improv"
Written by Mark Mancina and Kaki King, Performed by Kaki King - "Ritual Dance"
Written by Michael Hedges, Performed by Kaki King - "Raise It Up"
Written by Impact Repertory Theatre, Performed by Jamia Simone Nash and Impact Repertory Theatre
Nominated for an Academy Award for Best Original Song - "Dueling Guitars"
Written by Heitor Pereira, Performed by Heitor Pereira and Doug Smith - "Elgar/Something Inside"
Performed by Jonathan Rhys Meyers - "August's Rhapsody"
Written by August Rush (Motion Picture Soundtrack) - "Someday"
Written and Performed by John Legend - "King Of The Earth"
By John Ondrasik - "God Bless The Child"
By Chris Botti - "La Bamba"
By Leon G. Thomas III
Keren-keren. Entah kenapa lagu John Legend - Someday lebih bermakna kalo udah pernah nonton filmnya. Yaa, itu sih menurut gue.
Kalo mau tau detail filmnya, mendingan nonton aja filmnya. Atau ngga, baca sinopsis lengkapnya disini.
credit : wikipedia
Kalo mau tau detail filmnya, mendingan nonton aja filmnya. Atau ngga, baca sinopsis lengkapnya disini.
credit : wikipedia




