Harapan tentangnya, tinggal harapan
Setelah sekian lama hanya bergantung pada hati
Otakku mengambil alih kendali
Memaksaku keluar dari himpitan perasaan munafik
.........Kebodohan yang tak perlu
Diterpa badai pikiran yang bertubi-tubi
Tubuh ini sekarat sampai hampir mati
Namun ada yang menyelamatkan
Uluran tangan sejenak membuatku tersenyum
Hanya sebentar
Lalu pergi
Meninggalkan kehampaan dalam
Tak ada yang menolong lagi
Aku lelah....






0 comment:
Post a Comment